Etika

Sesuai dengan pengertian etika profesi, maka etika Profesi CP dapat didefinisikan sebagai (1) studi tentang berbagai pemasalahan moral yang dihadapai dan keputusan moral yang harus harus diambil oleh individu maupun organisasi dalam praktek rekayasa. (2) studi yang berkaitan dengan pertanyaan-pertanyaan tentang tindakan bermoral, sifat, cita-cita dari hubungan manusia dan organisasi yang terlibat dalam pengembangan teknologi.

Walaupun permasalahan moral, khususnya yang menyangkut dilema moral yang kompleks banyak menyita hampir seluruh waktu dan perhatian insinyur, masalah-masalah yang lebih mendasar seperti penentuan karakter insinyur, perumusan cita-cita insinyur dan pemahaman hubungan-hubungan yang terjadi berkaitan dengan moral merupakan fokus penting yang tidak dapat diabaikan.

Melihat luasnya dan besamya dampak yang akan diakibatkan oleh kegiatan rekayasa baik saat ini maupun yang akan datang maka walaupun etika Profesi CP lebih ditekankan kepada insinyur, akan tetapi pihak-pihak lain pun yang berkaitan dengan rekayasa tetap terlibat. Pihak-pihak lain tersebut adalah pebisnis teknologi, ilmuan, manajer, karyawan, penyelia, teknisi, pejabat pemerintah, ahli hukum dan masyarakat umum.