Kewajiban CP

  1. Pemutakhiran Kompetensi
    Seorang CP dituntut untuk setiap waktu selalu memutakhirkan kompetensinya dengan mengikuti perkembangan kemampuan, teknologi, metode atau informasi yang berkaitan dengan bidangnya sehingga dalam memberikan jasanya dapat memenuhi tuntutan permintaan perkembangan. Pemutakiran kompetensi dapat dilakukan anatara lain;

    • Profesional Development
      Profesional development (kursus, seminar atau workshop) yang diselenggarakan oleh pihak yang sudah dikenal dimasyarakat pertambangan dan professional dan didaftarkan di PERHAPI untuk mendapatkan nilai point.

    • Project
      Project, keterlibatan terhadap proyek baik secara pribadi maupun kelompok dapat dinyatakan sebagai bagian dalam pengembangan professional.

  2. Terlibat untuk monitoring anggota lain
    Setiap CP memiliki kewajiban untuk memonitor anggota lain terhadap praktek-praktek yang dilakukan dikaitkan dengan kepatuhan pada Kode KCMI maupun Kode Etik dan Kode Tingkah Laku dan hal tersebut merupakan bagian dari tanggungjawab dalam memenuhi kode etik profesi.

  3. Terlibat dalam penegakan kode dan standard
    Dengan melakukan monitoring anggota lain terhadap kepatuhan dengan KCMI maupun Kode Etik dan Kode Tingkah laku maka CP secara langsung ikut dalam penegakan kode dan standar yang berlaku. Tindakan ini akan memberikan manfaat bagi para pemangku kepentingan terhadap laporan hasil eksplorasi, sumberdaya dan cadangan.

  4. Terlibat dalam pengembangan kode dan standar
    Setiap waktu Kode KCMI dan standar lainnya yang berlaku perlu disesuaikan dengan perkembangan tuntutan masyarakat dan industri pertambangan sehingga dapat memenuhi tingkat yang diharapkan. Pengembangan ini juga akan menaikan reputasi dari KCMI dan standarnya di masyarakat secara nasional maupun international.

  5. Ikut serta sosialisasi kode dan standard dan pemahaman masyarakat terhadap praktek-praktek yang baik
    Mengingat beragamnya pemangku kepentingan terhadap pekerjaan CP maka setiap anggota CP memiliki kewajiban untuk mensosialisaikan KCMI dan standar lain terhadap masyarakat untuk membangun pemahaman yang lebih baik sehingga tingkat kepercayaan masyarakat lebih meningkat.

  6. Kewajiban Terhadap Organisasi dan Keanggotaan
    Sebagai bagian dalam menegakan kepatuhan maka diperlukan keorganisasian yang kuat oleh sebab itu maka keanggotaan diharapkan dapat berperan secara aktif dalam organisasi. Kekuatan oraganisasi profesi dan dalam membangun reputasinya sangat tergantung pada bagaimana keterlibatan anggota secara aktif. Beberapa hal yang penting bagi anggota untuk aktif dalam oraganisasi antaralain adalah :

    1. Hadir dalam Kongres
    2. Menjadi Pengurus dan atau Dewan Etik
    3. Merekomendasi calon anggota lain