Kode Etik PERHAPI

  1. Menjunjung tinggi dan bertanggung jawab terhadap keselamatan, kesehatan, kesejahteran masyarakat umum serta bertanggung jawab terhadap perlindungan lingkungan hidup, peningkatkan kesehatan dan keselamatan kerja ditempat kerja serta senantiasa menjaga kelangsungan tersedianya sumberdaya bagi kegiatan produksi.
  2. Bertindak dalam rangka mempertahankan kepercayaan masyarakat umum terhadap profesi ini dan tidak membiarkan persepsi yang salah berkembang terhadap kualifikasi dan kompetensi yang dimilikinya serta selalu mempertahankan kehormatan, integritas dan harga diri dalam usaha mendapatkan pekerjaan dari pemberi kerja atau pemakai jasa.
  3. Memberikan jasa berupa konsultansi, konsultansi atau pelaksanaan pekerjaan hanya pada bidang–bidang yang diyakini dapat dilaksanakan berdasarkan kompetensi yang dimilikinya dan dilakukan secara sungguh-sungguh, teliti, penuh dedikasi, bersikap jujur, menghargai dan beritikad baik kepada pemakai jasa tersebut.
  4. Bertindak loyal, menjaga kerahasiaan, menghindari terjadinya konflik kepentingan dengan pemakai jasa dan/atau perusahaan tempat bekerja, menjelaskan secara terbuka kepada pemakai jasa dan/atau perusahaan tempat bekerja apabila terjadi kesalahan dalam menilai atau mengambil keputusan serta bertindak tanpa kompromi terhadap pelanggaran keselamatan, kesehatan dan kesejahteraan masyarakat umum.
  5. Bertindak adil dalam persaingan, menghargai dan beritikad baik terhadap sesama rekan seprofesi, memberikan pujian jika patut untuk diberikan serta siap untuk menerima dan memberikan saran dan/atau kritik yang dinyatakan secara jujur dan terbuka.
  6. Menghargai hak-hak karyawan dan bawahan dengan mematuhi kontrak kerja yang telah disepakati sebelumnya, memberikan kesempatan yang sama untuk berkembang, adil, peduli terhadap peningkatan jenjang karir mereka serta bertanggung jawab dalam peningkatan kemampuan, ketrampilan dan kompetensinya.
  7. Melaporkan kepada asosiasi profesi atau lembaga-lembaga terkait atas keputusan atau tindakan berkenaan dengan pekerjaan yang dilakukan baik oleh rekan seprofesi maupun pihak lain dan ternyata telah melanggar prinsip-prinsip moral maupun hukum yang berlaku.
  8. Meningkatkan kemampuan kompetensinya, meningkatkan pengetahuan dan keahlian pada saat bekerja, menuntut hak-hak untuk mendapatkan kesempatan mengikuti program peningkatan profesional dan hak-hak untuk mendapat penghargaan dan kompensasi yang sesuai dengan ujuk laku profesionalnya
  9. Meningkatkan pemahaman dan pengertian masyarakat umum terhadap seluruh aspek pekerjaan yang dilakukan dan melindungi citra profesi ini dari pengertian dan pemahaman yang salah.
  10. Pada saat diperlukan akan memberikan opini, penyataan dan bukti-bukti secara jujur dan terbuka, tidak memihak, serta yakin memiliki kompetensi yang cukup untuk melakukan hal ini kepada pihak-pihak yang berhak untuk mendapatkannya.