Pada hari Jumat tanggal 30 Januari 2026, CNBC Indonesia menggelar acara Gold Outlook dengan mengangkat tema “Membangun Ekosistem Emas Nasional untuk Mendukung Pertumbuhan Ekonomi 8%”


Dalam kegiatan yang diselenggarakan di Auditorium Gedung Bank Mega lantai 3, Mampang Prapatan, Jakarta ini, dibahas bagaimana Investasi emas tetap menjadi daya tarik karena dikenal sebagai aset safe haven yang mampu bertahan di tengah fluktuasi inflasi serta tekanan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Sejarah mencatat emas sebagai instrumen lindung nilai yang relatif stabil dalam berbagai kondisi ekonomi.
Dalam kegiatan tersebut, disampaikan pandangan dari regulator, pelaku industri, analis, dan investor yang mengulas proyeksi pasar emas dari sisi pasokan, permintaan, kebijakan domestik, serta dinamika geopolitik global.


Hadir mewakili sektor pertambangan guna menyampaikan pandanganya antara lain adalah : Prof Irwandy Arif, Ketua Indonesia Mining Institute; dan Bapak Handi Sutanto, Direktur Komersial PT Antam Tbk.

Instructor
