PERHAPI Kalteng Dikukuhkan, Usung Kearifan Lokal Kawal Pertambangan Beretika dan Berkelanjutan
Palangka Raya/Tabengan.co.id-Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (PERHAPI) Perwakilan Daerah Kalimantan Tengah resmi mengukuhkan kepengurusan baru periode 2025–2028 dalam sebuah acara bertajuk “Bersama PERHAPI Manggatang Utus di Bumi Tambun Bungai”. Kegiatan ini dirangkai dengan Seminar Sharing Knowledge dan berlangsung sukses di Hall Aquarius Boutique Hotel, Palangka Raya, Minggu (11/1).
Acara tersebut menjadi momentum penting penguatan legitimasi dan komitmen PERHAPI Kalteng dalam mendorong tata kelola pertambangan yang beretika, profesional, dan berkelanjutan, dengan menjadikan kearifan lokal Kalimantan Tengah sebagai pilar utama kepengurusan.
Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat dan dipimpin langsung oleh Ketua Badan Pengurus Pusat (BPP) PERHAPI, Ir. Sudirman Widhy Hartono, S.T., M.M., IPU., ASEAN Eng., yang sekaligus memimpin pembacaan ikrar kepengurusan. Kehadiran pimpinan pusat mencerminkan dukungan penuh struktur nasional terhadap PERHAPI Kalteng.
Sementara itu, Ir. Bramantyo Para Seno, ST., IPM., ASEAN Eng., selaku Kepala Sekretariat BPP PERHAPI Pusat, membacakan Surat Keputusan penetapan Pengurus PERHAPI PD Kalteng Periode 2025–2028. Sebanyak 48 pengurus resmi dikukuhkan, yang berasal dari unsur akademisi, praktisi, dan regulator, termasuk Dinas ESDM Provinsi Kalimantan Tengah.
Ketua PERHAPI PD Kalteng terpilih periode 2025–2028, Johannes Dahiang Heru Utama, ST., MEngSc, dalam sambutannya menegaskan bahwa kepengurusan baru akan berpijak pada visi berlandaskan kearifan lokal Kalimantan Tengah, yaitu Isen Mulang, Belom Bahadat, Maneser Panatau Tatu Hiang, dan JITE KEBA.
Menurutnya, visi tersebut mencerminkan semangat pantang menyerah dalam mengawal etika, inovasi, dan keberlanjutan pertambangan; menjunjung tinggi norma hukum dan tata krama; menghormati alam dan warisan leluhur; serta membangun integritas melalui kejujuran, ketekunan, dan kerendahan hati.
“Momen pengukuhan ini adalah mandat untuk bertindak. Dengan visi tersebut, kami berkomitmen tidak hanya mengelola tambang, tetapi juga mengantarkan kebaikan dan kemandirian bagi Bumi Tambun Bungai melalui tata kelola pertambangan yang beretika, profesional, dan berwawasan lingkungan,” ujarnya.
Usai pengukuhan, acara dilanjutkan dengan Seminar Sharing Knowledge yang menghadirkan narasumber dari sejumlah perusahaan terkemuka di sektor pertambangan dan pendukungnya. Seminar ini menjadi wujud nyata semangat manggatang utus atau mengantarkan ilmu dan inovasi kepada anggota serta pemangku kepentingan.
Ketua Panitia Pelaksana, Yusias Andri, S.T., M.T, menyampaikan bahwa seminar ini merupakan langkah awal implementasi visi kepengurusan baru. Ia berharap ilmu dan praktik terbaik yang dibagikan dapat diterapkan secara nyata dengan tetap menjunjung nilai JITE KEBA dan Belom Bahadat, sehingga manfaatnya dirasakan oleh masyarakat dan lingkungan Kalimantan Tengah.
Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi dan ramah tamah. Dengan legitimasi dari pusat dan visi kearifan lokal yang kuat, PERHAPI PD Kalteng optimistis siap mengawal era baru pertambangan yang bertanggung jawab dan berbudaya.
Dalam kesempatan tersebut, PERHAPI PD Kalteng juga menyampaikan apresiasi kepada para sponsor yang telah mendukung kegiatan ini, antara lain PT SatNetCom Balikpapan, PT Dahana (Persero), PT Suma Yogara Sejahtera, PT Solenis Technologies Indonesia, PT KSB Indonesia, PT Mitra Parama Gemilang, PT Fajar Rawayan Utama, PT JTech Jasa Pertambangan, PT Andromeda Reka Multi, dan PT Bank Kalteng. Nus.




