Pencabutan Izin Martabe Dituding Prematur, Harus Ada Pemutusan KK
Bloomberg Technoz, Jakarta – Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (Perhapi) memandang langkah pemerintah mencabut izin usaha tambang emas Martabe merupakan tindakan prematur, […]
Bloomberg Technoz, Jakarta – Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (Perhapi) memandang langkah pemerintah mencabut izin usaha tambang emas Martabe merupakan tindakan prematur, […]
Reporter: Diki Mardiansyah | Editor: Avanty Nurdiana KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kementerian Perdagangan (Kemendag) mencatat kenaikan Harga Patokan Ekspor (HPE) emas dan konsentrat tembaga pada
Rencana pencabutan izin PT Agincourt Resources, pengelola Tambang Emas Martabe di Sumatera Utara, bergulir tak tentu arah. Belum jelas proses
The Indonesian Mining Experts Association (PERHAPI) has urged the government to proceed cautiously in any decision involving PT Agincourt Resources
Jakarta, Energindo.co.id – Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (PERHAPI) meminta Pemerintah lebih hati hati dalam mengambil Keputusan terkait PT Agincourt Resources. Lebih-lebih
Warta Ekonomi, Jakarta – Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (PERHAPI) meminta pemerintah untuk berhati-hati dalam rencana pengambilalihan tambang emas Martabe di
Bloomberg Technoz, Jakarta – Pakar pertambangan memandang PT Agincourt Resources (PTAR) selaku pengelola tambang emas Martabe dapat menggugat pemerintah melalui arbitrase
Bisnis.com, JAKARTA — Ketua Umum Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (PERHAPI) Sudirman Widhy Hartono mengingatkan pemerintah lebih hati-hati dalam mengambil keputusan
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (PERHAPI) mengingatkan status PT Agincourt Resources sebagai pemegang Kontrak Karya (KK) tidak dapat dihentikan melalui
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (PERHAPI) menilai wacana pengambilalihan tambang emas Martabe dari PT Agincourt Resources masih terlalu prematur. Penilaian tersebut disampaikan