SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Sebagai upaya untuk memperkuat tata kelola pertambangan, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Aceh melakukan penandatangan kerjasama dengan Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (PERHAPI) Aceh.
Penandatanganan ini menjadi momentum penting bagi upaya penguatan tata kelola sektor pertambangan Aceh yang lebih profesional, transparan, dan berkelanjutan. Perjanjian tersebut ditandatangani oleh Kepala Dinas ESDM Aceh, Taufik, ST., M.Si., dan Ketua PERHAPI Aceh, Ir. Rahmad Zahri, ST., MM., serta disaksikan unsur pimpinan dari kedua lembaga.
Dinas ESDM Aceh menggandeng PERHAPI Aceh sebagai mitra strategis dalam rangka memperkuat kapasitas teknis, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memperkokoh landasan kebijakan pertambangan di Aceh. Sinergi ini diharapkan mampu menjadi motor peningkatan tata kelola pertambangan yang lebih tertib, adaptif, dan sesuai dengan dinamika perkembangan sektor minerba nasional maupun global.
Ruang lingkup kerjasama meliputi penyelenggaraan diskusi teknis, pelatihan, dan workshop untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di bidang pertambangan. PERHAPI Aceh juga akan melakukan pendampingan penyusunan blue print Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM), dokumen Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR), serta memberikan masukan dalam penyusunan draft Qanun atau peraturan daerah terkait pertambangan.
Dukungan teknis ini akan memperkuat kerangka perencanaan dan regulasi yang dibutuhkan Aceh dalam mewujudkan tata kelola minerba yang lebih modern dan akuntabel.
Kepala Dinas ESDM Aceh, Taufik, ST MSi, menegaskan kolaborasi merupakan komitmen jangka panjang untuk memastikan tata kelola pertambangan Aceh terus meningkat melalui pendekatan continuous improvement.
“Diharapkan kerjasama dengan PERHAPI mampu melahirkan berbagai terobosan dan memperkuat peran pemerintah dalam memastikan sektor minerba memberikan manfaat optimal bagi masyarakat dan perekonomian Aceh,” kata Taufik dalam keterangannya, Rabu (26/11/2025).
Sementara itu, Ketua PERHAPI Aceh, Ir. Rahmad Zahri, ST., MM., menyambut baik langkah Dinas ESDM Aceh yang membuka ruang kolaborasi teknis dengan para ahli pertambangan.
Menurutnya, PERHAPI akan memastikan seluruh bentuk kerjasama dijalankan secara profesional, berbasis kajian ilmiah, dan mengedepankan prinsip-prinsip keberlanjutan. “Kami berkomitmen mendukung pemerintah daerah untuk menghadirkan pengelolaan pertambangan yang semakin baik, tertib, dan berpihak pada kepentingan publik,” ujarnya.




