jpnn.com, JAKARTA – Forum pertambangan internasional Indonesia Miner 2026 pada edisi keenam dihadiri lebih dari 1.800 delegasi dari berbagai negara.
Dalam forum yang berlangsung mulai 5-7 Mei 2026, delegasi berkumpul untuk membahas masa depan industri pertambangan yang semakin dinamis.
Managing Director Indonesia Miner, Dimas Abdillah mengatakan bahwa peningkatan jumlah peserta tahun ini menunjukkan pentingnya forum tersebut sebagai wadah kolaborasi di industri pertambangan.
“Tahun ini kami melihat bukan hanya peningkatan jumlah partisipasi, tetapi juga konsistensi dukungan dari perusahaan dan delegasi yang kembali berpartisipasi. Hal ini menunjukkan pentingnya Indonesia Miner sebagai platform untuk bertemu, bertukar perspektif, dan memperkuat kolaborasi di industri ini,” ungkap Dimas, Selasa (5/5).
Kegiatan yang mengusung tema ‘Mining with Meaning: Driving Progress through Responsibility and Intelligence’ itu menjadi ruang pertemuan bagi pelaku industri, regulator, investor, dan penyedia teknologi untuk bertukar gagasan mengenai berbagai tantangan dan peluang di sektor pertambangan global maupun nasional.
Dimas mengatakan, industri pertambangan Indonesia saat ini tengah memasuki fase transformasi. Perubahan lanskap global, tuntutan transisi energi, serta tantangan operasional di lapangan mendorong pelaku industri untuk semakin adaptif.
“Dalam konteks tersebut, penguatan posisi Indonesia dalam rantai pasok mineral global menjadi salah satu agenda penting yang terus didorong,” jelasnya.
Dimas menambahkan, penyelenggaraan tahun ini menghadirkan format baru yang lebih terbuka dan kolaboratif.
Desain ruang acara, rangkaian program, hingga konsep interaksi antar peserta dirancang lebih kasual untuk mendorong diskusi yang lebih natural.
“Para delegasi akan merasakan perubahan ini tidak hanya dari program yang semakin relevan, tetapi juga dari desain lokasi acara yang kami rancang lebih terbuka dan mendorong interaksi. Indonesia Miner tahun ini menandakan babak baru bagi platform ini,” bebernya.
Dalam tiga hari penyelenggaraan, Indonesia Miner 2026 menghadirkan konferensi lintas komoditas yang membahas berbagai sektor strategis, mulai dari emas, tembaga, mineral lainnya, critical minerals, batu bara, hingga energi transisi. Diskusi yang berlangsung mencakup perspektif industri dari hulu hingga hilir.
Selain sesi konferensi, lebih dari 40 perusahaan turut berpartisipasi sebagai exhibitor yang menampilkan teknologi dan solusi terbaru di sektor pertambangan. Delegasi juga dapat mengikuti berbagai program seperti Miners Talk, workshop, serta sejumlah kegiatan networking untuk memperkuat kolaborasi antar pelaku industri.
Acara tersebut turut diresmikan oleh Herry Permana, Asisten Deputi Pengembangan Mineral dan Batubara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Dalam keynote speech-nya, ia menekankan pentingnya mineral strategis sebagai motor pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Kolaborasi antar pemangku kepentingan menjadi kunci untuk memaksimalkan potensi mineral nasional sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru.
Melalui rangkaian diskusi, pameran teknologi, dan forum kolaborasi selama tiga hari, Indonesia Miner 2026 diharapkan dapat memperkuat sinergi antar pelaku industri serta mendorong pengembangan sektor pertambangan yang lebih bertanggung jawab, inovatif, dan berkelanjutan.
(esy/jpnn)
Sumber : https://www.jpnn.com/news/ribuan-delegasi-hadiri-indonesia-miner-2026-ini-yang-dibahas?page=2




